Monday, June 06, 2005

Jangan Ditanya

Written by : Ismail Marzuki

Jangan ditanya kemana aku pergi
Jangan ditanya mengapa aku pergi
Usah dipaksa 'tuk menahan diri
Usah diminta kubersabar hati

Putuslah rambut putus pula ikatan
Pecahlah piring hilang sudah harapan
Hati nan rindu apakah sebabnya
Hati nan dendam apakah obatnya

Pandai dikau permainkan lidah
Menjual madu di bibir nan merah
Kubayar tunai dengan asmara
Kiranya dikau racun dilara

Jangan ditanya kemana aku pergi
Jangan disesal aku takkan kembali
Jamatkan saja riwayat nan sedih
Selamat tinggal kubermohon diri

Lagu ini sangat berarti bagi aku pribadi, karena lagu inilah yang dijadikan senjata orangtua ku apabila aku susah tidur waktu kecil dulu. Hmmm, padahal lagu ini lagi sedih ya, kok bisa-bisanya bikin aku terlelap.

Kesimpulan sementara ini sih, yang membuat aku terlelap adalah alunan irama lagu itu sendiri, dan yang paling penting adalah: kasih sayang mereka....

No comments: